Song “KETULUSAN HATI” BY MARSHANDA 
Sedihku sakitku ku terima
Ku rela ku pasrah jalanku
Ini suratan aku dicoba
Demi rahmat-Mu ku memohonYaa Allah ridhoi ketulusan hati
Yaa Allah beri aku ketabahan
Yaa Allah aku sanggup berkorban
Demi rahmat-Mu Yaa AllahYaa Allah ridhoi ketulusan hati
Yaa Allah beri aku ketabahan
Yaa Allah aku sanggup berkorban
Demi rahmat-Mu Yaa AllahSinetron yg ditayangkan RCTI setiap hari menjelang buka puasa ini cukup disenangi semua orang krn waktunya tepat sambil ngabuburit trus diperankan oleh artis ternama spt marshanda… dude herlino… clarrisa… dsb
Biar masih dalam ruang lingkup ibadah di bulan ramadhan ini, nonton sinetron musti ada tujuannya, betul tidak ? kalau bisa ambil pelajaran atau ibrah dan dijadikan jadi role model atau contoh peran atau jadi bahan ngajar kalau dia dosen sah sah aja kan ?
Justru itu mari kita analisis apa pesan sinetron ini :
- Begitukah ketulusan yg sebenarnya yg diharapkan Allah bagi hamba-Nya?
- Benarkan apa yg dilakukan MADINA yang mengorbankan dirinya melepaskan kekasihnya (AQSA) untuk menikah dgn kakak kandungnya ? kemudian menikah dgn IQRAM yang punya perilaku gangguan jiwa ?
- Benarkan apa yg dilakukan AQSA yang mengorbankan dirinya menikah dgn istri kakaknya PASYA yang dianggap sudah meninggal (padahal PASYA masih hidup waktu pesawatnya terjatuh)
- Benarkan pengorbanan mereka ? ada ungkapan AQSA ke MADINA, “Asal kamu tau walaupun kamu sudah menjadi milik laki2 lain tapi hati aku hanya untukmu !”
- Begitukah suasana berkeluarga yang Islami dalam sinetron ini ?
- Begitukah ciri orang yang psikopat (gangguan jiwa) yg hidup berkeluarga ?
- Tepatkan MADINA mengambil sikap menerima apa adanya perilaku aneh IQRAM ?
huh… banyak sekali sebenernya pertanyaan yg bisa diangkat di sinetron ini,tapi yg musti diambil kita adalah bagaimana
- arti keikhlasan yang sesungguhnya diharapkan Allah ?
- apa ciri bahwa setiap aktifitas hidup di Ridhoi Allah ?
- bagaimana kehidupan berkeluarga dalam Islam yg dicontohkan Rosulullah?
yup… begitulah analisis saya ttg sinetron tsb tapi setiap orang punya hak untuk punya pendapatnya masing2 sehingga sinetron itu bisa dijadikan role model atau contoh buat hidupnya atau tidak ?
Ok, buat yang gatel pengen kasih komentar… disini tempatnya ! jazakallah , mudah2an menjadi media pembelajaran hidup kita, dan bila ternyata menjadi mubah mudah2an Allah mengampuni.aaminn….

saya tidak ingin ikram dan madina bercerai dan saya tidak ingin ada wanita yang mencintai ikram selain madina karena nanti ceritanya jelek,dan nanti harus jadi sama ikram jangan sama aqso karena lebih cocok madina dan ikram.
aduuuuh teh nita belum kasih analisa, tapi baru kasih pertanyaan-pertanyaan, hihihi khan diatas cuman banyak tanda tanya ajah. ?????
buat bunga dan insan….
yup thank buat pengunjung yg ingin ikut ngomentarin ttg sinetron ini… ok saya memang blm menjelaskan secara terperinci ttg analisis sinetron itu, sengaja pengen tau gmn pendapat dari sobat2 semua.
Scr prinsip ada sesuatu yang menarik dari skenario sang sutradara, kemana kita sebagai penonton akan digiring…
Klo melihat ayat dalam al-Qur’an ternyata orang2 beriman sangat mencintai Allah dan Rosulnya dibandingkan makhluk apapun termasuk pasangan hidup kita.
Tidak mudah memang, tetapi itu sudah menjadi janji Allah bahwa Allah akan memberikan ridho-Nya dengan memberikan SURGA Nya asal ditinggikan bahkan jangan sampai diduakan.
Klo melihat alur cerita memang banyak sekali kerancuan mengenai arti Ridho Allah yg sesungguhnya,
Gimana sobat dgn analisis sederhana saya?
Yah aku nih sepakat sama kata-kata teh nita.
emang sih yang namanya sutradara tuh trend maker paling ulung,
hobbynya menggiring bola-pola pikiran pemirsanya, tuk tujuan yang dak jelas juntrungannya.
1 – 2 sinetron dak dirasa pemirsa, tapi sinema-sinema berikutnya malah membudaya di masyarakat,
demikian cakap teoritikus budaya.
Pha lagi, dengan jam tayang yang sama semula jadi, setiap hari. plus gratis sedikit putar ulang
tayang hari kemarin, cakap teoritikus psi-pendidikan itu amat efektip tuk membentuk alam bawah
sadar. Coba bayangkan berapa persen orang yang (secara sadar) tidak mau menghabiskan jalan ceritera
sehabis 70-90% ceritera? mungkin hanya 5% sahaja, ini artinya signifikan alias “berhasil sedikit
ngebentuk”.
hehehe jhadi bagusnya kali nih ya? ayo teman-teman sering-sering matikan tv, dak jadi budak tv.
lebih baek jadi BLOGGER PLUS or blogger yang sutradara or blogger yang trend maker positip or
blogger yang sering-sering sampaikan pesan dari negeri akherat, semacam teh nita ini loh.
Yang komen boleh dak sepakat